Jumat, 21 Desember 2012

Together Let's Makes Wonder

Pekan lalu Bengkel Sekolah kembali berkesempatan berbagi dengan para bunda guru di PAUD Abu Bakar Ash Shidiq Pati.


Pihak manajemen menamakan acara itu Forum Ukhuwah dan Pelatihan Peningkatan Mutu.
Sudah sebulan mereka menghubungi hingga akhirnya ada kata sepakat waktu Ahad kemarin.
Acara ini diadakan untuk meningkatkan 'teamwork' guru yang mulai goyah karena 'load' pekerjaan yang tak kunjung berkesudah.


Dengan strategi Eksplorasi, Game, dan Kontemplasi, pa Jek (Coach Bengkel Sekolah) berhasil mengaduk-aduk perasaan para guru hingga akhirnya mereka luluh dan bertekad untuk kembali menyatukan visi dan misi perjuangan lembaga.


"Kita disini tidak hanya sedang bekerja mencari maisyah, tapi kita sedang membangun peradaban Indonesia baru yang lebih baik dari kondisi sekarang", demikian closing statement mengakhiri sesi sharing hari itu yang bertajuk "Together Let's Makes Wonder" bersama-sama menciptakan keajaiban di sekolah kita. aminn.

Rabu, 19 Desember 2012

Upgrading Guru PGSI KepRi



Awal desember lalu menjadi momentum bersejarah bagi Bengkel Sekolah.
Administrator, founder, dan pegiatnya berhasil menapakkan kakinya di bumi Batam. 


Kehadirannya disana dalam rangka memenuhi undangan dari pengurus Persaudaraan Guru Sejahtera Indonesia (PGSI) Wilayah Kepulauan Riau untuk memberikan upgrading kepada para anggotanya.
70 an guru dari puluhan sekolah islam se-penjuru KepRi dengan antusias mengikuti upgrading yang bertajuk “tobe very inspiring teacher”.


Materi yang disampaikan diantaranya; menemukan motivasi menjadi guru sejati, manajemen kelas, merancang creative lessonplan, dan kontemplasi peran guru sebagai ‘agent of change’.
Upgrading tersebut bertempat di gedung Grahapena Batam dan memakan waktu sehari penuh.


Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk bengkelsekolah.com menjelajahi nusantara di 2013 nanti. Aminn. 


Senin, 12 November 2012

Parenting Education Edisi Special "Setiap anak adalah Emas"

Bertempat di masjid Assalam Mijen Semarang, hari ahad lalu sekitar 40 ibu-ibu orangtua siswa TKIT AsSalam mengikuti acara parenting education yang digelar oleh komite sekolah.


Kali ini acara diisi oleh seorang konsultan pendidikan berbasis Multiple Intellegences System, Joko Kristiyanto yang juga selaku Kepala Sekolah SD Juara Semarang.



Beliau menyampaikan materi setiap anak itu adalah emas dengan strategi bedah film 'ichsan, mama i love u'.


Sebelumnya, beliau melakukan eksplorasi pemahaman orangtua dengan strategi mind mapping. Semua orangtua menuliskan di selembar kertas yang disediakan tentang pengetahuan yang dimilikinya terkait pendidikan anak.


Materi tersebut bertujuan untuk meluruskan paradigma orangtua terhadap pendidikan anak dan cara-cara mendidik anak tersebut dan setidaknya memuat 3 hal, yaitu; meluruskan paradigma belajar, paradigma setiap anak adalah emas, dan bagaimana cara mendampingi tumbuh kembang anak.

Testimoni:
1. "Menurut saya, acara ini mencerahkan. Saya ingin yang terbaik untuk anak saya. Kini saya semakin menyadari yang terbaik bagi anak saya belum tentu sesuai dengan yang kita inginkan. Biarkan anak jadi dirinya sendiri. Karena anak punya kehidupan sendiri, kita hanya penunjuk jalan bukan pengatur." (ibu Tri Kundarni)
2. "Acara ini sangat bermanfaat sekali untuk pembelajaran dalam mendidik anak." (ibu Aulia Wicaksono)


Untuk informasi lebih lanjut segera hubungi:
Guru, Konsultan Pendidikan berbasis MIS
Joko Kristiyanto (Pak Jek)
HP. 08156589613 / 02491301279

Rabu, 24 Oktober 2012

Pelatihan PAUD Ramah Anak

Demak, sabtu, 20 Oktober 2012.


17 guru PAUD IT Kota Wali Demak dengan antusias mengikuti pelatihan pengelolaan PAUD Ramah Anak.

Dengan strategi Movie Learning, Joko Kristiyanto mampu membuat guru tak bergeming. Film "Daddy Day Care" dibedah dengan sangat apik diselingi cerita-cerita inspiratif yang menggugah.


Secara garis besar pelatihan tersebut bertujuan untuk membangun mindset yang benar tentang pengelolaan PAUD. Disamping itu di dalam film tersebut juga terdapat contoh-contoh berbagai strategi pembelajaran untuk siswa PAUD seperti; role playing, pentas boneka, story telling, dan lain-lain.

Kamis, 11 Oktober 2012

Pak Budi sang Penembus Batas

Nama Lengkapnya Budi Setiadi. Pria yang baru kemarin aku kenal ini benar-benar telah menembus batas. Pertemuan yang berawal dari sebuah cerita seorang kawan Direktur SOLO Peduli, Mas Supomo tentang realitas hidup orangtua anak asuh.


Beliau tinggal di sebuah rumah kecil dan sederhana berukuran sekitar 4X8 meter persegi. Ketika kami datang (saya dan mas Pomo) beliau menyambut dengan sumringah dan senang. Tidak tercermin atau terlintas sedikitpun kesedihan dalam wajahnya.

Sehari-hari beliau bekerja di Pasar Klewer sebagai petugas penarik retribusi dengan upah Rp. 450.000,- per bulan. Dengan kondisi seperti itu beliau mampu mengantarkan keenam putranya untuk berprestasi. Putri pertama beliau saat ini sedang kuliah di Jerman, 2 putranya ada yang di UGM, 1 di ITB, dan 1 masih SMA di SMart Ekselensia Bogor. Pengalaman hidup ini beliau tuangkan di buku Menembus Batas. Buku yang layak dibaca oleh orang yang merasa hidupnya dalam kondisi terbatas atau pas-pasan tapi punya banyak keinginan besar.

Kita layak belajar dari orang yang satu ini...